ejek mengejek lagi… pola yang bodoh

Saya tidak suka diejek berlebihan yang menjatuhkan harga diri saya. Ejekan yang sengaja dilakukan di hadapan banyak orang… agar semua mata melihat apa kekurangan saya. 

Kekurangan yang tidak menyakiti orang lain.

Padahal banyak kekurangan saya yang lebih pantas untuk diejek..kekurangan yang menyakiti orang lain. Saya bermulut pedas bila melihat satu kesalahan orang… kenapa bukan itu yang diejek? Lebih fair.

Saat saya sudah kehilangan respek, saya sudah tersinggung. Sulit untuk bersikap seperti sebelumnya. Maka yang saya lakukan adalah pergi dari orang tersebut…jaga jarak… dan ya hubungan memang tidak bisa kembali seperti sedia kala,

Rasanya lebih baik saya marah dari pada kehilangan respek.

Kali ini saya bingung…. saya tidak bisa mengembalikan rasa hormat tersebut pada seorang teman.

Jarak sudah terbentuk dengan sendirinya.

Salah satu cara agar ejekan tersebut tidak muncul ya saya bersikap serius. Tidak bisa bersikap konyol selayaknya saya sehari-hari. Becanda sedikit nanti disangka saya bisa dihina lagi. *sigh*

Kamu bilang aku jelek…

padahal kamu lebih jelek…lebih item…lebih gendut.

Aku harus apa donk?

Klo kamu jelek…coba dalemnya dipoles..biar lebih berguna, udh dikasih hidup lho *kikir kuku*

suatu ketika dihina lagi oleh orang gendut item dan ga cakep :)