"The Universe sends us exactly what we are ready for at the exact time we need it in our lives."
- Sending Light, Brooke (via psych-facts)
"Write to write. Write because you need to write. Write to settle the rage within you. Write with an internal purpose. Write about something or someone that means so much to you, that you don’t care what others think."
- Nick Miller (via psych-facts)
"I like to watch people. Sometimes I ride the subway all day and look at them and listen to them. I just want to figure out who they are and what they want and where they’re going."
- Ray Bradbury, Fahrenheit 451 (via psych-facts)

Proof of Heaven, pg 123 :)

Akhirnya, tidak seorang pun dari kita yang yatim piatu

Tidak ada seorang pun dari kita yang pernah tidak dikasihi. Setiap kita sangat dikenal dan dipedulikan oleh seorang Pencipta yang menyayangi kita sehingga melampaui seluruh kemampuan yang kita miliki untuk memahaminya

Beautiful

just a thought

"penetrasi ke dunia yang lebih tinggi cenderung merupakan proses bertahap dan mewajibkan individu melepaskan keterikatannya dengan tingkat mana pun ia berada sebelum pergi semakin tinggi atau semakin dalam" 

-proof of heaven, page 103

Itu yang dimaksud lepas dari kelekatan.

No attachment.

Tujuannya agar tidak ada yang menghalangi kembalinya kita pada-Nya :)

"Until you heal the wounds of your past, you are going to bleed. You can bandage the bleeding with food, with alcohol, with drugs, with work, with cigarettes, with sex; But eventually, it will all ooze through and stain your life. You must find the strength to open the wounds, Stick your hands inside, pull out the core of the pain that is holding you in your past, the memories and make peace with them."
- Iyanla Vanzan (via psych-facts)
"menunggu selama 7 jam lebih"
- Kelelahan luar biasa

:)

Saya tiba2 terpikir sesuatu.
Hal random lagi.
Mama saya memiliki epilepsi.
Sering kali saya melihatnya tiba2 jatuh dan kejang2 bahkan sampai berbusa.
Epilepsi sptnya sebuah aib.
Saya tidak paham kenapa bs begitu.

Saya diminta keluarga untuk menjadi anak baik. Karena kalau saya berulah…mama saya akan “kumat“. Begitu kata mereka.

Yang tiba2 terpikirkan oleh saya adalah kenapa mama saya begitu berat ya menjalani hidupnya.

Seseorang yg terkena epilepsi harus hidup bergantung pd obat dan kondisi psikis juga harus dijaga agar berada dalam kondisi stabil.
Mama saya memang terlahir dr keluarga berada. Dia dicintai keluarga.
Tapi..pasangan yg ditakdirkan untuknya adalah laki2 spt papa saya.
Mau keluarga melindungi spt apapun…tetap saja pasangan memilik peran besar dalam hidupnya.

Saya sadar. Dulu mama saya meninggal krn epilepsinya. Memang sudah takdir sih. Tp saya skr bertanya2..“Apa dia bahagia?“

Dia tidak lihat saya besar
Dia tidak lihat saya tumbuh menjadi manusia dengan pemikiran random…dan beda :D
Dia hanya tahu suaminya dulu bagaimana…kedua anaknya sudah pergi lebih dulu…dan satu2nya anak yg tersisa ini adalah anak nakal dulunya.
Keras kepala

Were u happy?

Oh Random…

"Until we have seen someone’s darkness, we don’t really know who they are. Until we have forgiven someone’s darkness, we don’t really know what love is."
- Marianne Williamson (via psych-facts)

About the quote

Epilepsi grand mal.
Sama spt yg dialami om ichad.
Mungkin mama juga spt itu dulu.
Dan saya punya ketakutan yg sama.
Maka skr saya tidak pernah mengunci pintu kamar kalau tidur

Kalau sesuatu terjadi..mereka bs menemukan saya dg mudah

Gloomy…Am I?