"Maksudnya menjadikan hari ini indah dengan janji kencan. Tapi malah jadi membetekan karena ketahuan pasangan"
- irony

ohookkkkk

Sebagai orang yang “sadis” (menurut orang-orang sekeliling saya), ternyata kalau ada hal yang mengejutkan atau bertentangan dengan hati nurani, saya akan terpukul untuk seharian. Sebenarnya tidak sampai 24 jam sih. Ditengah2 keterpukulan saya, rasanya masih bisa tertawa sendiri.

Am I strong? Not at all. Absolutely not.

Dari hubungan profesional dan personal… selama minggu ini saya terpukul. Menemukan beberapa kenyataan. Mereka mungkin bisa mengatakan “saya ga punya maksud buruk”. Semua orang bisa bilang bahwa mereka tidak bermaksud buruk. Begitupun saya. Saya tidak bermaksud buruk dengan saya tau dengan tidak sengaja dan sengaja. Tapi saya kecewa.

Sayangnya kekecewaan saya ini tidak bisa dilampiaskan dengan makan & minum karena sekarang bulan puasa (tau kan sekarang alasan kenapa saya membulat). Saya juga tidak bisa melampiaskan dengan berbelanja karena saya tidak punya banyak uang :))

Bagaimana ya menanggulanginya

Di satu sisi saya ingin mereka sadar… saya kecewa sekali. Tapi apalah daya… semakin saya bicara, semakin defensive lah mereka. Saya memang sudah tidak semelankolis dulu. Akan tetapi saya jadi agak kehilangan arah. 

Siapa tau karena sudah kehilangan arah, Tiba2 diarahkan ke tempat baru. Siapa tau.

Sapaan tiba2 yg membangkitkan kontemplasi. 

Entah siapa lagi yg bs membuka sapaan dg tema semacam ini kalau bukan sepupu tercinta yg penuh ke-random-an dan terbuka untuk hal2 “deep“ begini

Sapaan tiba2 yg membangkitkan kontemplasi.

Entah siapa lagi yg bs membuka sapaan dg tema semacam ini kalau bukan sepupu tercinta yg penuh ke-random-an dan terbuka untuk hal2 “deep“ begini

sendiri berarti tidak tidur

Selamat malam :)

Sekarang jam 12:09 tengah malam. Sudah masuk bulan ramadhan. Hari pertama.. so, welcome Ramadaaaan :D

Malam ini tumben saya sendirian. Ditemani kopi… dan komputer. Besok (lebih tepatnya hari ini) hari minggu. Libur. 

Kombinasi itu semua membuat saya tidak bisa tidur. Kopi + Komputer + Weekend + Musik = Merenung :)

Selalu saja seperti itu. Padahal biasanya saya selalu tidur dengan cepat. Sudah lama tidak sendiri. Sudah lama tidak bersantai juga. Biasanya selalu bekerja, berpikir, melakukan ini itu, mengomel kesana sini, berbincang2…selalu sibuk. 

Seringkali terlintas “saya ini terlalu serius ya”. Beberapa orang lainnya fun, tidak seserius saya. Di weekend waktunya untuk bersenang-senang. Saya kadang bersenang2… kadang senang sekali seperti ini. Sendiri. Diam. Menulis sesuatu. Tidak ada yang penting sih. Tapi bersenang2 juga. Versi saya sendiri.

Oh… saya teringat seorang bapak yang saya lihat di angkot 2 malam yang lalu. Bagaimana kabarnya ya. Semoga baik2 saja. Semoga berada di ruangan yang hangat bersama orang terkasih, Semoga saja seperti itu. Itu akan melegakan saya. 

Kadang penderitaan orang lain bisa menjadi beban bagi kita. Atau saya?

Dan sayangnya… saya tidak bisa berbuat sesuatu yang membuat orang lain benar-benar terlepas dari kesulitan. Beberapa masalah berakar dari uang. Saya belum bisa untuk itu. Saya belum bisa memberi tempat bernaung bagi orang2 yang tidak punya rumah. Saya belum bisa membantu para orang2 tua yang masih bekerja keras dan meringankan beban mereka.

Manusia memang ga pernah puas ya.

‘dude, ur perspective on life sucks’” :D

He’s got looks that books take pages to tell
He’s got a face to make you fall on your knees
He’s got money in the bank to thank and I guess
You could think he’s living at ease

Like lovers on the open shore, what’s the matter?
When you’re sitting there with so much more, what’s the matter?
While you’re wondering what the hell to be
Are you wishing you were ugly like me?

Blame it on the girls who know what to do
Blame it on the boys who keep hitting on you
Blame it on your mother for the things she said
Blame it on your father, but you know he’s dead

Blame it on the girls
Blame it on the boys
Blame it on the girls
Blame it on the boys

Life could be simple, but you never fail
To complicate it every single time
You could have children and a wife, a perfect little life
But you blow it on a bottle of wine

Like a baby you’re a stubborn child, what’s the matter?
Always looking for an axe to grind, what’s the matter?
While you’re wondering what the hell to do
We were wishing we were lucky like you

(Source: youtube.com)